Senin, 05 Januari 2009

Menundukkan Ego_Mengakui KuasaNya

He...he...he...

Dia masih membuatku ingat pada kegilaan yang dulu pernah aku alami:

"Sayang, aku punya mimpi mengelilingi dunia ini. Jika Dia membuatku mampu mewujudkan mimpi di benakku, maukah kau menemaniku?"

"Kenapa harus aku?"

"Aku merasa aman dan nyaman bersamamu. Rasanya semua tantangan yang menghadang mampu aku terjang selagi kita bersama"

"Tapi kondisiku tidak memungkinkan.."

"Tapi, itukan hanya mimpiku Kanda. Jadi, bukan berarti besok kita pergi. Mungkin suatu saat nanti. Apakah kau bersedia menemaniku?"

"Maaf, jawaban apa yang kau inginnkan?"

"Aku ingin kau bersedia"

"Tapi, aku tak bisa memberi jawaban seperti itu selama kondisiku tidak memungkinkanku untuk melakukannya"

"Oke, aku akan terus menanyakan hal itu sampai kau berkata: Siap!"

"Tapi, selama kondisi tidak memungkinkanku untuk menemanimu, maka kau hanya menemukan jawaban: Tidak bisa!"

"Yah, aku akan terus bertanya hingga kau bilang: Siap...Siap...Siap!"

He...he...he..., sedikit berpikir seperti yang kau sarankan, betapa angkuhnya egoku...bahkan mungkin betapa angkuhnya ego kita. Dalam keangkuhan yang berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar